NILAI TUKAR DINAR DIRHAM
03-02-2012 , Jumat Siang

DINAR EMAS
Nisfu (1/2) Dinar - Rp. 1.111.000,-
Dinar - Rp. 2.222.000,-
Dinarayn - Rp. 4.444.000,-

DIRHAM PERAK
Daniq (1/6) Dirham - Rp. 11.067,-
Nisfu (1/2) Dirham - Rp. 33.200,-
Dirham - Rp. 66.400,-
Dirhamayn - Rp. 132.800,-
Khamsa - Rp. 332.000,-

HARGA EMAS PERAK DUNIA


[Most Recent Quotes from www.kitco.com]
[Most Recent Quotes from www.kitco.com]

Cilincing, Jakarta Utara, 29 Juli 2010
Dirham Shopping Day di Cilincing

Kampung Jawara di Jl Sungai Landak dan Kampung Nelayan Cilincing mulai acap dikunjungi orang untuk membelanjakan Dirhamnya. Termasuk tamu-tamu dari negeri seberang.

Waktu telah menjelang saat zuhur, tetapi cuaca tampak mendung, sinar matahari tertutup gumpalan awan. Gerimis bahkan baru saja reda, ketika serombongan "wisatawan" itu sampai di Jl. Sungai Landak, Cilincing, Jakarta Utara, Ahad, 11 Juli lalu. Semuanya ada delapan orang, satu di antaranya anak-anak. Di sana telah menunggu Pak Sufyan Al Jawi, pengelola Wakala Al Faqi, dan penggerak Kampung Jawara.

Tujuan kunjungan ini, empat tamu di antaranya adalah warga Malaysia, tiada lain untuk melihat dan merasakan secara langsung transaksi dengan Dirham perak. Ada Pak Hakimi dan Pak Louis, serta Pak Syukor, ketiganya dari Pulau Pinang, sedang yang satunya lagi Pak Zuhaimi, dari Johor Baru. Mereka termasuk pemakai dinar dan dirham di negeri jiran tersebut. Sehari sebelum ke Cilincing mereka memang telah mengunjungi FHP Cikarang, di Bekasi, dan sempat menukarkan rupiahnya ke koin-koin perak.

Rombongan ini ditemani langsung oleh Pak Zaim dan Pak Abdarrahman, keduanya dari WIN, yang hari itu juga sekalian bermaksud untuk berbelanja. Tujuan pertama adalah Toko Obat Pak Sabeni, yang memang terletak paling ujung Jl Sungai Landak. Pak Zaim membeli dua botol madu seharga 2 Dirham, 1 daniq. Sesudahnya, rombongan menuju Kampung Jawara, di Kampung Nelayan, sekitar 500 meter dari situ, di mana sekitar 35 kedai menerima pembayaran dirham.

Sesampai di pinggir kampung nelayan, rombongan segera menuju salah satu kedai - yang bahkan tidak bernama - untuk membeli minuman dalam botol, ada teh, ada minuman isotonik, pas 1 Dirham untuk 8 item. Pak Zuhaimi, segera berpencar, "mensurvei" mewawancarai sejumlah pedagang maupun orang yang lalu lalang di sana.

"Sungguh mengesankan. Semua orang di sini megerti Dinar Dirham ini, dan semua menantikan agar mata dagangan di kedainya dibeli dengan Dirham," komentarnya.

Sementara, anggota rombongan lain, berbelanja berbagai produk yang tersedia di situ: kopi, gula, minyak goreng, makan jajanan, permen. "Wah, ini ada yang kecil ya," ujar ibu penjual permen, ketika menerima pembayaran dengan daniq. Koin perak kecil itu segera diperebutkan oleh dua anaknya yang turut berjualan di warungnya.

Begitulah, cikal bakal Zona Wisata Dirham, yang kini tengah diupayakan oleh Pak Sufyan Al Jawi di Kampung Nelayan. Meski dari segi nilai barangkali tak terlalu banyak tak salah kita sebut hari itu sebagai "Dirham Shopping Day in Cilincing!"

(001)
Dibaca : 1180 kali


Bookmark and Share

lainnya
Index kategori : Berita
Facebook   Twitter   Yahoo Group   You Tube   Baitul Mal Nusantara
© WAKALA INDUK NUSANTARA                                                                                                                        DISCLAIMER   SITEMAP   SITE INFO