NILAI TUKAR DINAR DIRHAM
23-02-2012 , Kamis Pagi

DINAR EMAS
Nisfu (1/2) Dinar - Rp. 1.129.000,-
Dinar - Rp. 2.258.000,-
Dinarayn - Rp. 4.516.000,-

DIRHAM PERAK
Daniq (1/6) Dirham - Rp. 11.117,-
Nisfu (1/2) Dirham - Rp. 33.350,-
Dirham - Rp. 66.700,-
Dirhamayn - Rp. 133.400,-
Khamsa - Rp. 333.500,-

HARGA EMAS PERAK DUNIA


[Most Recent Quotes from www.kitco.com]
[Most Recent Quotes from www.kitco.com]

Kuala Lumpur, 10 Oktober 2011
Moussem 2011: Pengukuhan Shaykh Umar I Vadillo

Moussem kali ini sangat istimewa: dilaksanakan di tiga benua, disertai pengukuhan Haji Umar Ibrahim Vadillo sebagai seorang shaykh.


Moussem adalah perayaan tahunan bersama Mursyid Tariqah Qadiriyah-Syadziliah-Darqawiah-Habibiyah, Shaykh Dr Abdalqadir as Sufi untuk berdzikir kepada Allah Ta'ala, mengagungkan namaNYA. Dibandingkan dengan Moussem-Moussem tahun sebelumnya Moussem 2011 ini sangat istimewa, sebab dilaksanakan secara hampir serentak di tiga tempat: Cape Town, Afrika Selatan; Leicester, Inggris; dan di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam setiap Moussem ini para murid dari penjuru dunia berkumpul, membacakan wirid, qasidah-diwan, maulud Nabi Muhammad salallahualaihi wasalam, dan doa bersama.

Moussem di Kuala Lumpur diselenggarakan bagi Muslim Nusantara, bertempat di Masjid Umar Ibn Khattab, di Damansara, Kuala Lumpur. Selama dua malam, 7 dan 8 Oktober, lebih dari 100 Muslim dari Malaysia, Pattani-Thailand, Singapura, Indonesia, dan delegasi dari Spanyol, merayakan Moussem dengan khusyu' dan penuh kegembiaraan. Kesitimewaan lain dari Moussem 2011 adalah: diumumkannya pengukuhan Haji Umar Ibrahim Vadillo sebagai seorang Shaykh untuk Tariqah Tariqah Qadiriyah-Syadziliah-Darqawiah-Habibiyah. Pengukuhan yang diberikan oleh Shaykh Dr. Abdalqadir as Sufi disampaikan sebelum Moussem dimulai oleh Haji Abdal 'Alim yang menerima telepon Shaykh Dr. Abdalqadir as Sufi langsung dari Capetown.

'Tugas utama Muslim di zaman ini adalah memerangi Riba. Caranya adalah dengan menegakkan kembali muamalat, perdagangan yang halal, penggunaan alat tukar Dinar emas dan Dirham perak, mendirikan pasar-pasar, mengamalkan kembali kontrak-kontrak bisnis menuruti sunnah, yaitu qirad dan shirkat,' demikian, antara lain, wejangan Shaykh Umar I Vadillo kepada murid-muridnya. Riba adalah kezaliman terbesar zaman ini. Ia juga menegaskan bahwa semua upaya ini hanyalah demi kecintaan kita kepada Allah Ta'ala dan Rasulullah salallahualaihi wasalam.

Delegasi yang hadir dari Indonesia kali ini lumayan besar terdiri atas 21 orang, 16 fuqara dan 5 faqirah. Mereka datang dari Jakarta, Depok, Cirebon, Bandung, Jogyakarta, Medan, dan Batam. Selain menghadiri Moussemnya itu sendiri, rombongan juga sempat menghadiri acara rutin Dinihari Dinar, termasuk basar - semacam Festival Hari Pasaran (FHP) di Indonesia. Bazaar Dinihari Dinar kali ini pun berubah suasana, menjadi 'pasar internasional', karena yang berdagang bukan cuma pedagang setempat, tapi juga para Jawara dari Indonesia, dan pedagang dari Singapura.
(001)
Dibaca : 1468 kali


Bookmark and Share

lainnya
Index kategori : Berita
Facebook   Twitter   Yahoo Group   You Tube   Baitul Mal Nusantara
© WAKALA INDUK NUSANTARA                                                                                                                        DISCLAIMER   SITEMAP   SITE INFO