NILAI TUKAR DINAR DIRHAM
18-05-2012 , Jum'at Pagi

DINAR EMAS
Nisfu (1/2) Dinar - Rp. 1.067.500,-
Dinar - Rp. 2.135.000,-
Dinarayn - Rp. 4.270.000,-

DIRHAM PERAK
Daniq (1/6) Dirham - Rp. 11.100,-
Nisfu (1/2) Dirham - Rp. 33.300,-
Dirham - Rp. 66.600,-
Dirhamayn - Rp. 133.200,-
Khamsa - Rp. 333.000,-

HARGA EMAS PERAK DUNIA


[Most Recent Quotes from www.kitco.com]
[Most Recent Quotes from www.kitco.com]

Cirebon, 07 Februari 2012
Sultan Sepuh XIV Belanjakan Dirham

Sebuah sejarah baru telah terukir di Cirebon. Seorang sultan kembali menerapkan Dinar dan Dirham.

Bagi kebanyakan orang peristiwa ini mungkin dianggap biasa saja: Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, dari Kesultanan Kasepuhan, Cirebon, menghadiri Festival Hari Pasaran (FHP) dan membelanjakan sejumlah Dirhamnya. Hari itu Sultan Sepuh XIV membeli buku, madu, bahkan bawang goreng, dengan koin-koin Dirham dari tangannya sendiri.

Beliau tukarkan uang-uang kertas menjadi koin perak, dan kemudian menggunakannya untuk berbelanja. Sebelumnya, Sultan Sepuh XIV memberikan sambutan sebelum membuka berlangsungnya FHP Kasepuhan, dan rangkaian kegiatan lain seperti seminar, malam wirid, dan lomba adzan pitu.


Dalam sambutannya, selama sekitar 20 menit Sultan Sepuh XIV, antara lain, menyatakan tekadnya untuk mengembalikan Islam, sebagaimana dulu dilaksanakan oleh leluhurnya, Sunan Gunung Jati. Dan ketika syariat dijalankan muamalat dijalankan mengikuti syariat Islam, dengan menggunakan Dinar dan Dirham. Begitu juga zakat ditarik dan dibagikan dalam Dinar dan Dirham.

'Kesultanan Kasepuhan dulu melaksanakan yang digariskan oleh syariat Islam. Dari Masjid Sang Cipta Rasa semua dijalankan. Tapi kemudian mengalami degradasi, karena dipimpin oleh VOC, Hindia Blanda, sampai kini NKRI,' ujar Sultan Sepuh XIV. 'Akibatnya kita hanya mengenali sisa-sisa sejarahnya, dan tradisinya, dan hanya bersisa sebagai warisan budaya bahkan sekadar sebagai obyek wisata. Apa yang masih terisa dari warisan Sunan Gunung Jati, Syaikh Syarif Hidayatullah?'

Dalam sambutan tersebut selanjutnya Sultan Sepuh XIV menyatakan tekadnya untuk merestorasi syariat Islam di Kesultanan Kasepuhan. Beliau menyatakan akan menggunakan kembali Dinar dan Dirham, hingga zakat kembali dapat ditarik sesuai dengan syariat Islam. Dan Sultan Sepuh XIV bukan Cuma berhenti di wacana. Sebagaiman telah disebut di atas, sesegra sesudah membuka FHP, beliau membelanjakan Dirhamnya. Sebelum itu, Sultan Sepuh XIV juga menyerahkan sejumlah zakat dirham kepada beberapa amil yang ditunjuknya, untuk membagikannya kepada mustahik.

Pada kesempatan ini lebih dari 300 Dirham zakat mal dibagikan di berbagai desa di Kesultanan Kasepuhan. Jumlah yang menerimanya lebih dari 600 mustahik. Maka, Sabtu, 28 Januari 2012, telah tercatat sebuah sejarah baru: 'amr kembali ditegakkan oleh seorang ulil amri, seorang Sultan, berdasarkan syariat Islam.

Video Amanat Sultan Sepuh XIV



Video courtesy of Ibu Alawiyah Vadillo
(001)
Dibaca : 752 kali


Bookmark and Share

lainnya
Index kategori : Berita
Facebook   Twitter   Yahoo Group   You Tube   Baitul Mal Nusantara
© WAKALA INDUK NUSANTARA                                                                                                                        DISCLAIMER   SITEMAP   SITE INFO